Hotline 0341-3029785
Konsultasi sekarang

The Manual

Hari Valentine dirayakan pada tanggal 14 Februari setiap tahunnya. Umumnya orang akan memberikan kado kepada orang tersayangnya di hari tersebut. Tak hanya pasangan, banyak pula yang memberikan kado Valentine ke orangtua dan kerabat.

Selain bunga, kado Valentine identik dengan cokelat. Cokelat nampaknya masih menjadi Kado Valentine favorit yang diberikan orang kepada orang terkasih mereka setiap tanggal 14 Februari.

Seperti yang kita tahu, cokelat disenangi oleh semua kalangan mulai dari anak kecil, orang dewasa hingga tua. Lantas pernahkah kalian bertanya-tanya, apa alasan yang membuat cokelat sangat identik dijadikan kado Valentine?

Baca Juga : Pesona Kampung Heritage Kayutangan, Malang Rasa Jogja

Dikutip dari berbagai sumber, ribuan tahun yang lalu koloni Spanyol menjadikan coklat budaya asli Meksiko dan Amerika Tengah. Mereka kerap menikmati minuman cokelat yang dicampur dengan air, sebagai cara untuk meningkatkan hasrat dan stamina tubuhnya.

Dijadikan Hadiah Valentine

The Independent

Lalu pada 1600-an cokelat pun menyebar ke seluruh ke Eropa. Seiring dengan popularitasnya, cokelat pun dianggap sebagai barang mewah dan mahal yang hanya diperuntukan bagi orang-orang elite kelas atas.

Selanjutnya, cokelat yang dianggap sebagai barang mewah ini kerap dijadikan sebagai kado Valentine karena dianggap mampu mewakili perasaan pemberinya yang begitu mencintai dan menghargai si penerima.

Cokelat Identik dengan Rayuan

The Spruce Eats

Selain itu, cokelat juga memberikan kesempatan pada pria untuk menunjukkan dan keahlian mereka untuk merayu kepada wanita tertentu. Di era Victorian di Inggris pun, masyarakatnya dipercaya menjalin hubungan antara cokelat, cinta, dan rayuan. Jadi, hal-hal itulah yang bisa dijadikan alasan mengapa cokelat identik dengan kado Valentine.

Sumber : Liputan 6 | Camelia

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Kerajaan Blambangan, Kerajaan Terakhir Hindu di Jawa Timur

Kerajaan Blambangan, Benteng Terakhir Hindu di Jawa Kerajaan Blambangan ini lahir pada 1295, dua tahun setelah Majapahit berdiri. Raja Majapahit, Raden Wijaya memberikan Istana Timur ini kepada Arya Wiraraja (adipati Sumenep) dengan ibukota di Lumajang, karena telah membantu perjuangannya mendirikan Majapahit. Setelah keruntuhan Majapahit pada abad-15, Blamb... selengkapnya

Rangkaian Kegiatan Corporate Gathering di Pronojiwo

Mencari tempat untuk corporate gathering yang nyaman dan penuh pengalaman seru? Pronojiwo, Lumajang, bisa jadi pilihan tepat. Terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau, Pronojiwo menawarkan paket travel wisata dan outing kantor yang lengkap, dari aktivitas alam hingga hiburan. 1. Arena outbound bertingkat alamPronojiwo berada di kaki Gunung Semeru, sehi... selengkapnya

Jangan Asal Ambil Barang Hotel Untuk di Bawa Pulang

8 November 2025 184x Rekomendasi Hotel, Tips

Saat menginap di hotel, banyak tamu yang ingin membawa pulang beberapa barang sebagai kenang-kenangan atau untuk digunakan sehari-hari. Namun, tidak semua barang bisa dan boleh dibawa pulang. Berikut daftar barang yang diperbolehkan dan yang tidak boleh diambil dari hotel agar kamu tidak salah langkah. Barang yang Boleh Dibawa Pulang Barang yang Tidak Boleh ... selengkapnya

Follow Us on Social Media

4.8 / 5
Rating Stars
Based on 64 reviews

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.