Sejarah Terbentuknya Kawah Ijen yang Memunculkan Blue Flame
21 August 2025 515x Objek Wisata, Wisata Alam, Wisata Banyuwangi

Kawah Ijen, sebuah taman wisata alam yang fenomenal di Banyuwangi, memang terkenal dengan keunikan langka yaitu Blue Flame api biru yang memukau banyak wisatawan dan peneliti. Tapi, tahukah Anda bagaimana sejarah terbentuknya Kawah Ijen ini yang membuatnya menjadi satu-satunya tempat di dunia yang punya fenomena api biru? Mari kita telusuri kisah menarik di balik keindahan ini.
Dari Gunung Purba hingga Kaldera Raksasa
Sekitar 300 ribu tahun lalu, wilayah yang kini dikenal sebagai Kawah Ijen hanyalah sebuah gunung besar bernama Gunung Ijen Purba. Menurut Abdillah Baraas, Ketua Harian Geopark Ijen Banyuwangi, gunung raksasa ini membentang di empat kabupaten, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Jember, dengan ketinggian mencapai 3.500 meter di atas permukaan laut.
Namun, sekitar 70 ribu tahun lalu, Gunung Ijen Purba ini meletus dengan dahsyat. Letusan super eksplosif ini mengakibatkan terbentuknya sebuah kaldera raksasa dengan diameter mencapai 15 kilometer kaldera terbesar di Pulau Jawa. Tidak hanya itu, muncul gunung-gunung kecil mengelilingi dan berada di dalam kaldera ini, antara lain Gunung Merapi, Suket, dan Jampit di dinding kaldera, serta Kawah Wurung, Blau, dan tentu saja, Kawah Ijen di dalam kaldera.
Erupsi dahsyat ini memuntahkan material vulkanik hingga sejauh 466 kilometer ke arah utara, menjadikan dapur magma di bawah gunung ini hampir kosong dan menciptakan depresi berupa kaldera raksasa.
Dari Gunung Purba hingga Kaldera Raksasa

Sekitar 300 ribu tahun lalu, wilayah yang kini dikenal sebagai Kawah Ijen hanyalah sebuah gunung besar bernama Gunung Ijen Purba. Menurut Abdillah Baraas, Ketua Harian Geopark Ijen Banyuwangi, gunung raksasa ini membentang di empat kabupaten, yaitu Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Jember, dengan ketinggian mencapai 3.500 meter di atas permukaan laut.
Namun, sekitar 70 ribu tahun lalu, Gunung Ijen Purba ini meletus dengan dahsyat. Letusan super eksplosif ini mengakibatkan terbentuknya sebuah kaldera raksasa dengan diameter mencapai 15 kilometer kaldera terbesar di Pulau Jawa. Tidak hanya itu, muncul gunung-gunung kecil mengelilingi dan berada di dalam kaldera ini, antara lain Gunung Merapi, Suket, dan Jampit di dinding kaldera, serta Kawah Wurung, Blau, dan tentu saja, Kawah Ijen di dalam kaldera.
Erupsi dahsyat ini memuntahkan material vulkanik hingga sejauh 466 kilometer ke arah utara, menjadikan dapur magma di bawah gunung ini hampir kosong dan menciptakan depresi berupa kaldera raksasa.
Testimoni Langsung dari Pengunjung dan Peneliti
Salah satu pengunjung, Rini, Rabu (27/1/2022), mengungkapkan kekagumannya, “Melihat Blue Flame langsung itu pengalaman luar biasa! Api biru yang kecil tapi menyala terus seperti kompor gas itu benar-benar unik dan jarang sekali bisa ditemukan di tempat lain.”
Sementara itu, peneliti vulkanologi dari Universitas Jember, Dr. Budi Santoso, menambahkan, “Kawah Ijen menjadi laboratorium alam yang sangat penting untuk memahami interaksi antara aktivitas magmatik dan mineral belerang. Fenomena Blue Flame menjadi indikator keaktifan vulkanik yang sangat spesifik di kawasan ini.
Baca Juga : Penyedia Paket Wisata Kawah Ijen dengan Fasilitas Terbaik
Dengan narasi ini, pembaca bisa dengan mudah memahami perjalanan panjang terbentuknya Kawah Ijen, fenomena Blue Flame yang ikonik, serta mendapat gambaran realitas dari pengalaman dan penelitian yang ada. Artikel ini praktis, informatif, dan dibuat dengan gaya bahasa yang akrab agar bisa dinikmati oleh siapa saja, baik wisatawan maupun penggemar geologi.
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Wisata Selorejo Gantang Malang Healing Pagi Terbaik
Di sinilah Wisata Selorejo Gantang Malang Pagi Hari hadir sebagai jawaban. Bayangkan terbangun saat kabut tipis masih menyelimuti pepohonan, dengan suara alam yang menenangkan dan suhu udara yang membuat rileks hingga ke tulang. Ini bukan sekadar liburan biasa, melainkan momen untuk mengisi ulang energi jiwa yang lelah. Mengapa Harus ke Selorejo Gantang di... selengkapnya
Surga Tersembunyi di Tanjung Bira, Sulawesi Selatan
Surga Tersembunyi di Tanjung Bira Tanjung Bira, yang terletak di Bulukumba, Sulawesi Selatan, adalah destinasi pantai yang memukau dengan keindahan alamnya. Dengan pasir putih lembut seperti bedak dan laut biru jernih, tempat ini terasa seperti potongan surga yang masih alami. Lokasinya sekitar 200 km dari Makassar, cocok buat kamu yang ingin melepas penat d... selengkapnya
Bukber Estetik ala Eropa di SweetHeart Cafe Malang!
Lagi puasa gini, godaan terbesar bukan cuma laper, tapi bingung nyari tempat bukber yang nggak gitu-gitu aja. Kalau kamu bosen sama suasana kota yang sumpek, coba deh melipir dikit ke SweetHeart Cafe and Eatery. Lokasinya ada di Jalan Raya Bocek, Karangploso, Kabupaten Malang. Bayangin, kamu buka puasa dengan view hamparan sawah hijau, latar Gunu... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
Hotline
0341-3029785Whatsapp
082132102798Email
office@planktontour.id











Belum ada komentar