Staycation Saat Low Season Agar Menginap Hemat Maksimal
16 June 2025 184x Intermezzo, Tips
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5013373/original/006438000_1732074107-tips-menginap-di-hotel-dengan-2-anak.jpg)
Staycation Saat Low Season Menginap di hotel Impian Anda Tanpa Menguras Dompet
Siapa sih yang tidak suka staycation? Menginap di hotel impian, menikmati fasilitas lengkap, dan bersantai tanpa perlu jauh-jauh pergi, rasanya memang menjadi dambaan banyak orang. Tapi, seringkali budget menjadi kendala utama. Nah, ada satu trik jitu untuk mewujudkan staycation impian Anda tanpa menguras dompet staycation saat low season!
Mengapa Low Season?
Bayangkan begini: saat libur panjang atau musim puncak, semua orang berbondong-bondong pergi liburan. Harga hotel dan tiket pesawat meroket, tempat wisata padat, dan rasanya serba mahal. Lain halnya dengan low season. Pada periode ini, permintaan menginap menurun drastis. Hotel-hotel tentu ingin tetap terisi, sehingga mereka cenderung menawarkan harga yang jauh lebih murah, bahkan dengan promo-promo menarik. Selain itu, Anda bisa menikmati fasilitas hotel dengan lebih leluasa karena tidak terlalu ramai, serta mendapatkan pelayanan yang lebih personal. Menyenangkan, bukan?
Kapan Sih Low Season Itu?
Ini dia kunci utamanya! Memilih tanggal yang tepat saat low season bisa membuat pengeluaran Anda semakin hemat. Berikut adalah beberapa panduan umum untuk menentukan periode low season di Indonesia:
- Hindari Musim Liburan Nasional dan Sekolah: Ini adalah periode paling krusial. Jauhi tanggal-tanggal seperti libur Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, libur sekolah pertengahan dan akhir tahun. Pada waktu-waktu ini, harga dipastikan akan melonjak tinggi.
- Perhatikan Hari Kerja (Weekday): Jika memungkinkan, pilihlah tanggal menginap di hari kerja, yaitu Senin hingga Kamis. Di hari-hari ini, sebagian besar orang sedang bekerja atau sekolah, sehingga tingkat hunian hotel cenderung lebih rendah dibandingkan akhir pekan. Hotel seringkali menawarkan harga yang lebih kompetitif untuk mengisi kamar di hari kerja.
- Setelah High Season: Setelah periode liburan besar seperti Idul Fitri atau Natal dan Tahun Baru berakhir, biasanya ada jeda waktu di mana jumlah wisatawan menurun drastis. Nah, ini adalah momen emas untuk staycation! Contohnya, di bulan Februari (setelah Tahun Baru Imlek) atau di bulan September-Oktober (sebelum libur akhir tahun).
- Di Luar Musim Ramai Wisatawan Mancanegara: Jika Anda berencana staycation di kota-kota yang populer di kalangan turis asing (misalnya Bali), cari tahu kapan musim kunjungan wisatawan mancanegara sedang menurun. Ini bisa menjadi waktu yang tepat untuk mendapatkan harga terbaik.
Tips Tambahan untuk Menginap Hemat Maksimal
Setelah mengetahui kapan low season, ada beberapa tips tambahan yang bisa Anda terapkan:
- Pesan Jauh Hari: Meskipun low season, memesan jauh hari tetap menjadi strategi terbaik. Beberapa hotel menawarkan diskon khusus untuk pemesanan dini.
- Manfaatkan Promo dan Diskon: Pantau terus platform pemesanan online atau media sosial hotel favorit Anda. Seringkali mereka mengeluarkan promo mendadak atau penawaran khusus untuk periode low season.
- Pertimbangkan Hotel Baru: Hotel yang baru dibuka biasanya menawarkan harga perkenalan yang menarik untuk menarik pelanggan. Ini bisa jadi kesempatan untuk mencoba tempat baru dengan harga miring.
- Pergi Bersama: Jika Anda staycation dengan teman atau keluarga, patungan biaya kamar tentu akan jauh lebih ringan di kantong.
Baca Juga : 3 Trik Jitu Booking Hotel Murah Tanpa Mengurangi Kenyamanan!
Dengan strategi memilih tanggal yang tepat di low season, Anda tidak hanya bisa menghemat pengeluaran, tetapi juga mendapatkan pengalaman staycation yang lebih tenang dan berkualitas. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, mulai rencanakan staycation hemat maksimal Anda!
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
Misteri Noni Belanda di Lawang Sewu
Kisah mistis di Lawang Sewu merupakan salah satu kisah horor yang banyak didengar dan terkenal. Tak hanya di wilayah Semarang saja, namun juga sudah terkenal seantero Nusantara. Lawang Sewu diketahui salah satu bangunan angker peninggalan Belanda yang berlokasi di Semarang, Jawa Tengah. Banyak cerita tentang hantu yang ada di bangunan kuno ini menjadi... selengkapnya
Tidak Tutup, Pendakian Ijen Dibuka Pukul 04.00
Status Gunung Ijen naik level menjadi waspada. Jam kunjungan ke kawah juga dibatasi. Aturan baru ini sebagai antisipasi risiko bencana vulkanologi. Waktu pendakian diatur sesuai surat edaran nomor SE.54/K.2/BIDTEK.1/KSA/1/2023. Dari yang semula dibuka pukul 02.00 menjadi pukul 04.00. Pembatasan waktu kunjungan ke Kawah Ijen berimbas kepada jumlah wisatawan. ... selengkapnya
Wisata Kuliner View Pegunungan di Telomoyo
Tempat Wisata Kuliner Healing Asik View Gunung Merbabu & Gunung Andong Ternyata di area wisata Telomoyo ada Cafe & Eatery yang viewnya bisa lihat Gunung Merbabu & Gunung Telomoyo nama wisata kuliner Flow Skyland Cafe and Eatery Telomoyo. Karena lokasinya jadi satu dengan area wisata Telomoyo, kita gak perlu bayar tiket masuk yaa alias Free... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
Hotline
0341-3029785Whatsapp
082132102798Email
office@planktontour.id











Belum ada komentar