Jam Buka Pendakian Kawah Ijen Kembali Normal
18 August 2023 875x Objek Wisata, Wisata Banyuwangi

Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, yang terletak di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso, kembali membuka jam operasional pendakian lebih awal.
Keputusan ini menyebabkan lonjakan kunjungan wisatawan yang ingin menyaksikan Blue Fire di kawah Ijen hingga tiga kali lipat.
Sejak diluncurkan tiga hari yang lalu, jam operasional pendakian TWA Kawah Ijen diatur mulai pukul 02.00 hingga 12.00 WIB. Kebijakan ini diberlakukan sejak Sabtu, 12 Agustus 2023. Dalam tiga hari tersebut, jumlah pengunjung Gunung Ijen telah mencapai lebih dari 1000 orang.
Pos Paltuding – Blog Punya Jule
Kepala Pos TWA Kawah Ijen, Sigit Haribowo, menjelaskan bahwa sejak jam operasional TWA Kawah Ijen dimulai pada pukul 02.00 WIB, terutama pada akhir pekan, jumlah pengunjung bisa melampaui 1000 orang. Namun, pada hari kerja, jumlah pengunjung biasanya berkisar antara 300 hingga 500 orang.
“Sebenarnya, bulan Juli merupakan musim tinggi kunjungan turis asing. Namun, pada bulan tersebut, pendakian untuk melihat Blue Fire belum dibuka. Mungkin musim tinggi sudah berlalu atau mundur,” kata Sigit pada Senin (14/8/2023).
Baca Juga : Alas Purwo Banyuwangi, Sejarah dan Mitos yang ada
Keputusan untuk kembali mengatur jam normal pendakian TWA Kawah Ijen diambil setelah Surat Edaran dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur dikeluarkan. Surat tersebut, bernomor SE.247/K.2/BIDTEK.1/KSA/8/2023 dan diterbitkan pada Rabu, 9 Agustus 2023, memuat lima poin kebijakan baru terkait pendakian.

Gerobak Pendakian Ijen – Kompas.id
Salah satu poin penting adalah perubahan jam operasional pendakian menjadi pukul 02.00 hingga 12.00 WIB, yang sebelumnya dimulai pukul 04.00 WIB. Keputusan ini memungkinkan pengunjung dapat kembali menikmati fenomena langka yang hanya ada di dua tempat di dunia, yaitu Blue Fire.
Penurunan Level Status Vulkanik
Kebijakan ini diambil setelah Gunung Ijen mengalami perubahan status dari Level II (waspada) menjadi Level I (Normal). Meskipun begitu, Sigit mengingatkan para pendaki dan pengunjung TWA Kawah Ijen untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku.

Penambang Belerang – Kompas.id
Mereka diminta untuk menjaga keselamatan dengan tidak mendekati dapur atau dasar kawah. Selain itu, membawa barang yang berpotensi membahayakan pengunjung lain juga dilarang.
Baca Juga : 5 Trik Foto Estetik saat Liburan
“Dalam radius 500 meter, pengunjung tidak diperbolehkan mendekat ke pengendalian Sufatara. Oleh karena itu, wisata Blue Fire dapat dilihat dari jarak 500 meter,” tegas Sigit.
Selama musim kemarau, Sigit menyarankan agar pengunjung tidak menyalakan api. Jika diperlukan, api harus dipadamkan sepenuhnya sebelum pendakian. “Yang terpenting, mari jaga kawasan konservasi ini. Gunakan masker sesuai standar keamanan dan hindari pembuangan sampah sembarangan,” ujar Sigit.
Sumber : Times Indonesia | Publisher : Ahmad Rizki Mubarok | Editor : Imadudin Muhammad
Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.
One Day Trip Bromo Sunrise, Kemana Aja?
Bromo, salah satu ikon alam Indonesia, menyajikan pesona matahari terbit yang tak terlupakan. Perjalanan sehari penuh ke Bromo tidak hanya memberikan pengalaman menakjubkan saat sunrise, tetapi juga memungkinkan Anda menjelajahi keindahan alam dan budaya di sekitarnya. Berikut adalah rencana perjalanan yang dapat kamu ikuti untuk mendapatkan pengalaman maksi... selengkapnya
Wisata ke Kota Palembang, Emang Bisa Kemana Aja?
One Day in Kota Palembang: Jelajahi Pesona Bumi Sriwijaya dari Pagi Hingga Malam! “Pengen banget ke Kota Palembang, tapi waktunya mepet cuma sehari. Kira-kira bisa ngapain aja ya?” Pertanyaan ini pasti sering muncul di benak para traveler dengan waktu terbatas. Tenang, jangan khawatir! Berdasarkan pengalaman pribadiku beberapa waktu lalu, Palemba... selengkapnya
Kampung Adat Suku Batak, Budaya Huta dan Rumah Bolon
Kampung adat Suku Batak merupakan destinasi wisata budaya yang kaya dengan tradisi dan warisan leluhur. Di sini, Huta sebagai pusat pemukiman tradisional dan Rumah Bolon sebagai rumah adat menjadi ikon yang menarik perhatian wisatawan. Rumah Bolon Lambang Kekerabatan dan Tradisi Batak Rumah Bolon adalah rumah adat yang unik, menggambarkan struktur sosial dan... selengkapnya
Kontak Kami
Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.
Hotline
0341-3029785Whatsapp
082132102798Email
office@planktontour.id











Belum ada komentar