Hotline 0341-3029785
Konsultasi sekarang

Gedung Djoeang ’45 Solo: Wisata Sejarah dengan Sentuhan Estetik yang Wajib Kamu Kunjungi!

Kota Solo bukan hanya dikenal sebagai kota budaya dan keraton, tapi juga sebagai wisata sejarah yang menyimpan banyak peninggalan masa lampau. Mulai dari Keraton Surakarta, Masjid Agung, hingga Pasar Gede, semuanya punya kisah yang menjadi bagian penting dari perjalanan bangsa. Tak hanya itu, di sepanjang kawasan kraton hingga alun-alun selatan, kamu juga bisa menemukan banyak bangunan bergaya arsitektur Eropa yang ikonik.

Salah satu yang kini sedang naik daun di kalangan wisatawan muda adalah Gedung Djoeang ’45 Solo. Tempat ini bukan sekadar bangunan tua tapi saksi bisu perjuangan rakyat Indonesia yang kini disulap menjadi destinasi wisata yang unik dan fotogenik!

Dari Markas Militer Kolonial ke Wisata Sejarah Solo

Gedung Djoeang ’45 Solo dulunya merupakan bangunan militer yang dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda pada tahun 1876. Fungsinya waktu itu adalah sebagai markas dan asrama militer, dan bangunan ini sempat menjadi tempat penting dalam berbagai dinamika perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia, khususnya di wilayah Surakarta.

Kini, bangunan ini telah direvitalisasi menjadi sebuah monumen perjuangan yang terbuka untuk umum. Namun yang membuatnya menarik, adalah bagaimana sejarah dan estetika bangunan kuno ini dikemas secara modern, sehingga menarik minat para wisatawan milenial dan gen Z.

Lokasi Strategis dan Instagramable

Lokasinya sangat strategis, berada tak jauh dari pusat kota Solo dan hanya beberapa menit dari kawasan Kraton. Gedung ini mudah diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Bangunannya yang bergaya kolonial dengan dinding tebal, jendela besar, dan langit-langit tinggi membuat tempat ini sangat cocok dijadikan latar untuk foto-foto kekinian. Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk menikmati sejarah, tapi juga untuk berfoto di berbagai spot menarik yang disediakan di dalam dan luar gedung.

Cara Masuk: Cukup Beli Gelato!

Uniknya, untuk masuk ke area tengah gedung dan menikmati interiornya yang telah dipugar, kamu tidak dikenai tiket masuk langsung. Sebagai pengganti, kamu cukup membeli produk es krim dari Gelatoku, outlet gelato yang berada di pintu masuk ruang utama gedung.

Harga tiket masuk Rp15.000 untuk satu cup kecil berisi dua rasa gelato yang menyegarkan. Jadi selain menikmati sejarah, kamu juga bisa menikmati manisnya es krim sambil bersantai di dalam gedung tua yang adem dan tenang.

Jam Operasional

Minggu – Jumat: 11.00 – 23.00 WIB
Sabtu: Buka 24 jam penuh

Jam buka yang fleksibel ini memungkinkan kamu untuk datang kapan saja, bahkan malam hari sekalipun, apalagi dengan pencahayaan estetik yang membuat suasana malam di gedung ini terasa makin magis dan romantis.

Ulasan dan Tips Berkunjung

Gedung Djoeang ’45 adalah contoh sempurna bagaimana bangunan bersejarah bisa dihidupkan kembali dengan konsep modern yang tetap menghormati nilai sejarahnya. Kombinasi antara wisata edukatif dan tempat hangout ini membuatnya jadi magnet baru di Kota Solo, terutama di kalangan anak muda.

Tips:

  • Datang saat sore atau malam untuk pencahayaan terbaik (golden hour dan lampu malam di gedung ini sangat fotogenik!)
  • Kenakan outfit bernuansa vintage atau earth tone biar makin menyatu dengan arsitektur bangunannya
  • Jangan lupa beli gelato selain syarat masuk, rasanya juga enak dan menyegarkan!

Baca Juga : Hotel Vibes Aesthetic Romawi di Tengah Kota Jogja

Gedung Djoeang ’45 Solo bukan sekadar tempat wisata, tapi juga ruang pelestarian sejarah yang dikemas secara kreatif dan kekinian. Cocok untuk wisata edukatif, foto-foto estetik, atau sekadar nongkrong santai sambil menikmati gelato.

Jadi, kalau kamu sedang jalan-jalan ke Solo, jangan lewatkan Gedung Djoeang ’45. Rasakan nuansa perjuangan dalam balutan gaya modern yang unik dan penuh cerita!

Belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Komentar Anda*Nama Anda* Email Anda* Website Anda

Mungkin Anda tertarik membaca artikel berikut ini.

Recommended Places in Bali, Edisi Explore Alam

Destinasi Wisata Outdoor Explore Alam Menarik di Bali untuk Healing Explore Alam Bali memang tak pernah kehabisan daya tarik! Selain pantai dan beach club yang terkenal, pulau ini juga menyimpan banyak destinasi wisata outdoor yang super keren dan Instagramable. Jika kamu ingin healing di Bali tanpa mengunjungi tempat yang itu-itu saja, berikut adalah bebera... selengkapnya

Harga Paket Wisata Offorad Tour Semeru di Lumajang

23 February 2025 421x Objek Wisata, Wisata Pronojiwo

Tour Semeru tidak hanya bisa dinikmati di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang menawarkan petualangan menjelajah Gunung Merapi. Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, juga memiliki destinasi serupa, yaitu Offorad Semeru, yang menampilkan keindahan Gunung Semeru, atap tertinggi Pulau Jawa. Sama seperti Tour Merapi, Tour Semeru di Lumajang mengajak w... selengkapnya

Fakta Menarik Bunga Edelweiss di Bromo

Akhir-akhir ini sedang ramai mengenai bunga Edelweiss yang tak boleh dipetik. Betul, bunga Edelweiss atau bahasa latinnya, Anaphalis javanica, yang tumbuh di kawasan taman nasional memang tidak boleh dipetik apalagi dengan sembarangan. Pasalnya si bunga keabadian ini merupakan salah satu jenis bunga yang rawan terhadap kepunahan. Pelarangan pemetikan Edelwei... selengkapnya

Follow Us on Social Media

4.8 / 5
Rating Stars
Based on 64 reviews

Kontak Kami

Apabila ada yang ditanyakan, silahkan hubungi kami melalui kontak di bawah ini.